<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: Perluasan kota Malang: Pelaksanaan</title>
	<atom:link href="http://malang.endonesa.net/index.php/perluasan-kota-malang-pelaksanaan.htm/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://malang.endonesa.net/index.php/perluasan-kota-malang-pelaksanaan.htm</link>
	<description>Situs Pustaka Budaya Malang Raya</description>
	<pubDate>Sat, 17 May 2008 11:25:45 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
		<item>
		<title>Oleh: Achmad Subechi</title>
		<link>http://malang.endonesa.net/index.php/perluasan-kota-malang-pelaksanaan.htm#comment-12</link>
		<dc:creator>Achmad Subechi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Oct 2007 15:57:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://malang.endonesa.net/index.php/perluasan-kota-malang-pelaksanaan.htm#comment-12</guid>
		<description>Met kenal Mas....


Lebaran kemarin saya pulang ke Malang. Hampir lima tahun saya tak menginjakkan kaki ke konta kelahiran saya (Jalan Raya Dinoyo, depan RSI. Sekarang jadi masjid/wakaf). Saya lihat Malang semakin semrawut, mulai dari arus lalulintasnya sampai hal-hal yang sangat fundamental (hawa dinginnya telah raib).
Ini semua akibat ulah mereka-mereka yang tamak terhadap tanah/lahan. Bukit-bukit indah di kawasan Songoriti, Batu, banyak yang jadi rumah. Padahal seingat saya bukit-bukit atau gunung itu milik pemerintah. Kok bisa dijual? Semoga ke depan, gunungnya tidak hilang....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Met kenal Mas&#8230;.</p>
<p>Lebaran kemarin saya pulang ke Malang. Hampir lima tahun saya tak menginjakkan kaki ke konta kelahiran saya (Jalan Raya Dinoyo, depan RSI. Sekarang jadi masjid/wakaf). Saya lihat Malang semakin semrawut, mulai dari arus lalulintasnya sampai hal-hal yang sangat fundamental (hawa dinginnya telah raib).<br />
Ini semua akibat ulah mereka-mereka yang tamak terhadap tanah/lahan. Bukit-bukit indah di kawasan Songoriti, Batu, banyak yang jadi rumah. Padahal seingat saya bukit-bukit atau gunung itu milik pemerintah. Kok bisa dijual? Semoga ke depan, gunungnya tidak hilang&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
