Malang kota olah-raga
Kota Malang terkenal akan hawanja jang sedjuk dan sehat, serta tempatnja jang indah dan permai, dikelilingi oleh rangkaian gunung2 dan lembah, seolah-olah ditabur oleh kemurahan Tuhan jang Maha Kuasa, dengan pemandangan luas dan indah, pasti akan mendjadikan, membawa dan merupakan suatu obat jang mudjarab dan berfaedah, bagi tenaga dan badan tiap2 peminat keolahragaan.
Dalam pelbagai lapangan keolah-ragaan, sedjak ber-puluh2 tahun jang lalu, kota Malang atjap kali dikundjungi oleh perkumpulan2 dan djuara2 sepak-bola, bagian tenis dan lain2. Walaupun dimasa jang telah lampau melulu didirikan atas usaha2 beberapa lapisan masjarakat dan anak2 sekolah belaka, sedangkan sebagian besar dari rakjat umumnja, berdiri diluar usaha2 itu, pada dewasa ini perhatian terhadap keolah-ragaan, makin merata disegala lapisan penduduk umumnja. Kegiatan dan kemadjuan keolah-ragaan makin hari makin njata, terbukti dengan adanja organisasi2 olah raga, tidak sadja didalam kota, akan tetapi sampai di-desa2, rakjat giat berolah-raga. Pertandingan2 olah-raga baik bersifat umum, maupun jang bersifat interorganisasi, seperti kedjuaraan2 masing2 djenis olah raga tiap2 tahun, ataupun jang berupa inter-golongan seperti Pekan Olah Raga Angkatan Perang, Pekan Olah Raga Polisi, Pekan Olah Raga Murid2 Sekolah dan lain2 sebagainja, menundjukkan tanda kegiatan dan kemadjuan olah raga jang umum dan luas.
Dalam penjelenggaraan pertandingan2 jang baru lalu telah dapat dibuktikan dengan njata, bahwa dengan persiapan dan latihan setjara intensif, telah dapat disusun suatu Panitya lengkap dari tenaga2 jang tjukup kemauau dan hasrat bekerdja atas dasar pengalaman2. Keadaan lapangan, alat2 serta perlengkapan lainnja, jang memungkinkan ditjapainja prestasi baik dalam sesuatu perlombaan, Kota Malang telah memenuhi sjarat-sjarat jang diharapkan pada waktu kita membutuhkannja.
Menurut hasil jang terachir, maka dalam bagian jang bersifat tehnis dan prestasi2, tingkat serta mutu perlombaan2 jang diadakan dikota Malang, dapat mengimbangi bahkan ada jang melebihi prestasi2 dari lain2 daerah.
Semuanja dapat ditarik kesimpulan dengan adanja organisasi2, Perlombaan jang pada umumnja telah dapat mendjalankan tugas kewadjibannja dengan sempurna, serta prestasi2 dari para pengikutnja jang melebihi prestasi2 jang telah lampau, jang mana telah dibuktikan dengan njata, pada waktu diadakan Pekan Olah Raga Nasional ke III di Medan jang baharu lalu. Antara lain perkumpulan2 dan anggauta2 jang telah mentjapai dan memperoleh kedjuaraan seluruh Indonesia jaitu regu ?Volleybal? bagian putri, jang anggauta2 semuanja, berasal dan kota Malang telah mentjapai djuara ke I seluruh Indonesia dan mendapat hadiah medaille emas.
Saudara Simon telah mengalahkan djuara P.O.N. II. Saudara Soerono dalam bagian lempar-lembing, serta mendjadi djuara dan pemegang rekor Indonesia. Saudara Liem Tjioe Nio dan Saudara Triwulan telah mentjapai djuara ke II dan ke III seluruh Indonesia dalam bagian lontjat-djauh. Saudara Triwulan sebagai anggauta regu estafet 4×100 M, telah mentjapai djuara ke I seluruh Indonesia. Saudara Moersanjoto dan Saudara Brain Kwee, sebagai anggauta kesebelasan sepak-bola, telah mentjapai djuara ke III seluruh Indonesia. Saudara Rifa?i telah mentjapai djuara ke I seluruh Indonesia, bagian lari tjepat djarak 200 M, serta sebagai anggauta regu estafet 4 x100 M, mentjapai djuara ke III seluruh Indonesia. Dalam bagian berenang, Saudara W. Pondaag, telah mentjapai djuara ke III seluruh Indonesia bagian 1500 M, gaja bebas, dan Saudara J. Soesanto telah mentjapai djuara ke I seluruh Indonesia, bagian lontjat-indah.
Pada dewasa ini dikota Malang terdapat persatuan2 perkumpulan olah-raga sebagai berikut:
Bagian2 : Sepak-Bola, Atletik, Bola Kerandjang, Tennis, Bola-Tangkis, Kasti, Berenang, Basketbal, Volleybal, Basebal, Anggar, Pentjak, Balapan Sepedah, Hockey, dan lain-lain.
Atas inisiatif pegawai kantor Kota Besar Malang, disini telah terbentuk persatuan olah raga djawatan dan kantor2, disamping persatuan2 jang telah ada. Dilingkungan pegawai2 kantor Kota Besar Malang ada persatuan olah-raga, jang terdiri dari beberapa Tjabang jaitu : Bagian2 Sepak bola, Bola tangkis, Berenang, Tennis, Gerak djalan dan lain2.
Kemadjuan2 tidak sedikit ini, adalah berkat perhatian Pemerintah kita jang besar, terhadap masalah keolah-ragaan umumnja, terbukti dari usaha jang luas jang sedang dan telah didjalankan dalam lapangan ini.
Selandjutnja perlu kita insjafi djuga, bahwa kedudukan Negara kita sebagai negara jang merdeka, memerlukan olah raga sebagai potensi jang tidak ketjil artinja dalam hubungan kita dengan bangsa lain. Sebagaimana kita telah mengetahui, diakuinja K.O.I., Komite Olympiade Indonesia, oleh Komite Olympiade Internasional, serta ikutnja Indonesia dalam Asian Games jang pertama di New Delhi tahun 1951, Olympic Games ke XV di Helsinki tahun 1952, Pan Arab Games di Alexandria tahun 1953, perlawatan P.S.S.I. (Persatuan Sepak-Bola Seluruh Indonesia) ke Bangkok, Manila, dan Hongkong pada tahun 1953 serta ikutnja djuara tennis Indonesia di Wimbledon tahun 1953, kedatangan kesebelasan sepak bola dari Jugoslavia, India, Singapore dan Philipina, djuara bulu-tangkis Malaya, djuara tennis Inggris, djuara2 basket-bal Amerika, dan lain2 di Indonesia. Semuanja itu menambah pengalaman2 dan pengetahuan jang luas bagi kita, tentang olah raga internasional jang pasti akan mendjadi pendorong jang besar untuk kemadjuan olah raga umumnja.
.jpg)

Leave a Reply