Kemuliaan tidak akan dihadiahkan oleh fihak jang berkuasa, akan tetapi ini hanja dapat tertjapai oleh kekuatan dan ketjakapan rakjat sendiri
Dengan perasaan penuh gembira saja menjambut peringatan ulang tahunnja jang ke 40 dari Kota Besar Malang. Perasaan gembira ini disebabkan oleh beberapa hal. Antara lain sebagai Wethouder dan Loco-Bugemeester kepentingan penduduk ini dapat kami pertahankan didalam Stadsgemeenteraad.
Didalam badan perwakilan ini saja dapat mengenal dari dekat maknanja peribahasa “politik is de kunst van het bereikbare”.
Mewakili penduduk didalam Stadsgemeenteraad dalam waktu itu tidak memberikan kepuasan sama sekali, oleh karena segala usaha untuk memadjukan kepentingan penduduk Indonesia sering kali kandas, dari sebab tidak mendapat bantuan dari fihak jang berkuasa.
Banjak keketjewaan jang dialami, oleh karena fihak jang berkuasa tidak memperhatikan kepentingan bangsa kita. Sedang penduduk kampung bertambah dan kampung2 mendjadi semakin pesat, gemeentebestuur tidak banjak mengeluarkan uang guna perbaikan kampung2, akan tetapi perluasan kota guna kepentingan orang Belanda diselenggarakan dengan tjepat. Gedung2 baru seperti kantor Karesidenan, kantor Bank, Stasiun, Pasar baru didirikan. Di “bergenbuurt” berdiri rumah2 baru jang dimiliki oleh orang asing.
Kota Malang mempunjai sjarat2 jang baik untuk menjadi kota Besar. Malang mempunjai iklim sedjuk, dikelilingi oleh gunung2 dimana terdapat tempat2 untuk bertamasja, dan letaknja tidak djauh dari kota pelabuhan Surabaja, sehingga Malang adalah salah satu tempat pegunungan jang dapat menarik toerisme dari luar negeri.
Diantara gedung2 besar itu terdapat satu gedung jang dalam waktu jang silam telah dimiliki oleh bangsa kita, jalah gedungnja Cooperatieve Credit Central Toemapel, jang telah dibeli sesudahnja berdiri 8 tahun.
Saja telah beruntung dapat memimpin Cooperatieve Credit Central Toemapel ini dari permulaan berdirinja sebagai administrateur, dibawah pengurus, diantaranja mana duduk djuga Saudara Sardjono.
Adapun maksud jang terutama dan C.C.C. Toemapel ini seperti umum telah mengetahui, jalah memadjukan ekonomie rakjat. Dalam memimpin badan ini saja telah pakai sebagai pedoman, bahwa hak2 politik dan lain2 sjarat kemuliaan tidak akan dihadiahkan oleh fihak jang berkuasa, akan tetapi ini hanja dapat tertjapai oleh kekuatan dan ketjakapan rakjat sendiri.
Dengan keinsjafan ini saja dapat memimpin C.C.C. Toemapel dengan mendapat hatsil jang memuaskan, jang telah memberi keuntungan kepada beribu-ribu anggauta2 cooperatie penduduk kota Malang terdiri dari welidjo ketjil, saudagar2 besar, pegawai2 negeri dan orang2 partikelir.
Dari djauh saja mengutjapkan doa, “mudah2an Pemimpin2 Kota Besar Malang dapat dikaruniai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk bekerdja terus bagi kemadjuan kota Malang dan kesedjahteraan pendudukna”.
Sdr. SOEDOMO PRAWIRODIRDJO:
(Dulu Wethouder dan Loco Burgermeester Malang sekarang bekerdja di Kedutaan RI di Paris).


on Oktober 3rd, 2007 at 7:51 pm
perkenalken saya cucu dari bapak. R.SABARIMAN dulu pernah menjabat sebagai kepala resot malang dan jember th 1968 a.l jalan ijen No.1,semua yang tuan katakan saya setuju mungkin dapat memeliharakn keindahan kota malang yang tercinta, kota kelahiran saya.terima kasih atas berita dan gambar2 yang tuan berikan, itu sangat saya perlukan untuk pengetahuan saya sekarang….