Arsip Artikel Kategori'Belanda'

Faktor GEOPOLITISCH Malang Sebagai ibu kota Negara

22 April 2008| Kata Kunci:| by Pustakawan | 0

Djakarta Ibu Kota utk, penduduk 28.110.760, Malang Ibu Kota utk. Penduduk 50.277.940, Tjatjah djiwa K.D.N. tg. 1 Djanuari 1953.
Dalam artian geopolitis maka pemindahan Ibu Kota Negara dari Djakarta ke Malang itu akan mempunjai effect jang sangat besar. Boleh dikatakan bahwa peristiwa itu ibarat seorang jang berpaling muka. Hal itu perlu sekali […]

Read full post...

Malang sebagai kota ksatrian (Bagian-3)

21 April 2008| Kata Kunci:, | by Pustakawan | 0

Agustus tahun 1945…. Kemerdekaan telah diproklamirkan. Pun dikota Malang tampak pergolakan masjarakat dengan pemudanja.
Berkat ketabahan dan kebidjaksanaan para pemimpin militer dan sipilnja, dapatlah dibatasi pertumpahan darah melawan kekuasaan Djepang sampai pada beberapa insiden2 ketjil sadja.
Penjerahan materiaal dan sendjata berdjalan dengan lantjarnja, jang kemudian disusul dengan pengangkutan Tentara Djepang oleh ?Popda? […]

Read full post...

Malang sebagai kota ksatrian (Bagian-1)

21 April 2008| Kata Kunci:| by Pustakawan | 0

Kiranja tidak salah bilamana orang mengatakan, bahwa kota Malang ada mempunjai sifat-sifat jang sesuai dengan keadaan masjarakat jang kini sedang membangun dalam segala lapangan. Letak serta iklimnja dan pemandangan-pemandangan disekelilingnja sungguh mendorong setiap orang jang telah merasakan dan melihatnja untuk menetap dikota dingin ini. Keadaan dilapangan sosial, ekonomi, kebudayaan […]

Read full post...

ZAMAN REPUBLIK (Bagian VIII: Peralihan Kekuasaan)

10 Mei 2007 by Pustakawan | 0

Tahun 1949 adalah tahun jang dipenuhi oleh peristiwa dan persoalan penting bagi Negara Republik Indonesia pada umumnja dan daerah Malang pada chususnja. Tahun 1949 adalah pula tahun penjelesaian pertikaian Indonesia Belanda. Tetapi hanja setelah peperangan gerilja jang hebat seram, hanja setelah adu kekuatan kenjataan setadjam-tadjamnja.

Read full post...

ZAMAN REPUBLIK (Bagian VII: Gerilja)

10 Mei 2007 by Pustakawan | 0

Dalam pada itu semangat perdjoangan dari rakjat Malang jang tidak dapat dipadamkan itu terus berkobar dan sekalipun kota Malang diduduki Tentara Belanda pasukan2 gerilja kita hampir tiap malam tidak henti2nja menjerbu kedalam kota hingga menimbulkan ketakutan Belanda. Jang diduduki itu hanjalah kota dan djalan2 besar disekitarja, tetapi daerah luas diluar itu tetap berada didalam […]

Read full post...